Selasa, 24 Januari 2017

Keindahan Ukiran Khas Bali

Ukiran Khas Bali

Ukiran Kayu
Ukiran kayu tradisional Bali telah menjadi  subyek agama sepanjang waktu. Pada tahun 1930-an meskipun jenis baru ukiran dikembangkan di Mas dekat Ubud melayani pasar wisata. Saat ini, galeri ukiran Bali yang terbaik masih ada. Daerah lain utama untuk ukiran kayu ada disekitar jalan ke desa Sebatu. Ini adalah distrik di mana sejumlah besar barang antik yang baru dibuat.

Bagian yang paling penting adalah bahwa Anda menemukan sesuatu yang Anda sukai untuk harga yang Anda dapat membayar. Ada juga banyak lainnya standar seperti Bali pohon pisang kayu, bunga kayu, topeng kayu Bali dan jenis hal yang sering bisa ditemukan dengan harga lebih murah. Kayu kerajinan untuk souvenir seperti papan nama kayu, kotak perhiasan kayu, gantungan kunci, lonceng angin, dan jenis banyak pilihan beragam warna dan bentuk dapat ditemukan di toko-toko seni di daerah Bali.
Ukiran Batu
Ada banyak jenis batu ukiran tradisional Bali misalnya patung, hiper-realis binatang, gaya modern, dan lain-lain. Bahan disukai untuk ukiran batu dikenal sebagai tuf vulkanik yang menyerupai warna semen ketika baru diukir. Banyak pengunjung ke Bali berpikir bahwa mereka dilemparkan, bukan buatan tangan. Untuk melihat kenyataan dengan mata Anda sendiri, lihat di tikungan jalan di desa Batubulan yang telah lama disebut-sebut sebagai pusat pemahat batu.

Batubulan adalah sebuah desa yang terkenal dengan kerajinan patung batu dan tari Barong. Kerajinan seni pahat patung tersebut dapat kita jumpai di kedua sisi jalan dengan deretan patung-patung dewa Hindu dan patung Ganesha. Kebanyakan patung-patung yang kita jumpai dengan pahatan halus karena batu yang digunakan adalah batu vulkanik lunak. Desa ini juga terkenal dengan pertunjukan tari Barong, setiap pagi diadakan pertunjukan tari Barong di 4 sampai 5 tempat yang berbeda di desa ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar